PERBANDINGAN MORFOLOGI DAN MORFOMETRIK APIS CERANA DI DESA UIBOA KECAMATAN SEMAU SELATAN KABUPATEN KUPANG DAN DESA KABUNA KECAMATAN KAKULUK MESAK KABUPATEN BELU

Apis cerana merupakan lebah madu asli Asia yang berperan sebagai serangga penyerbuk dan mampu beradaptasi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Perbedaan ketinggian tempat diduga memengaruhi karakter morfologi dan morfometrik lebah. Penelitian ini bertujuan membandingkan morfologi dan morfometrik Apis cerana di Desa Uiboa (40 mdpl) dan Desa Kabuna (600 mdpl). Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif terhadap 60 ekor lebah Apis cerana dari enam koloni. Karakter morfologi diamati menggunakan mikroskop stereo, sedangkan 20 karakter morfometrik diukur menggunakan Software ImageJ. Data dianalisis dengan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter morfologi kedua populasi relatif sama, sedangkan karakter morfometriknya berbeda nyata (p<0,05). Lebah dari Desa Kabuna memiliki ukuran tubuh lebih besar pada sebagian besar karakter dibandingkan lebah dari Desa Uiboa. Analisis PCA menunjukkan bahwa panjang antena, panjang tibia, panjang abdomen, lebar kepala, dan panjang toraks merupakan karakter utama yang membedakan kedua populasi. Perbedaan tersebut diduga merupakan bentuk adaptasi terhadap perbedaan ketinggian dan kondisi lingkungan habitat.
Apis cerana is a honeybee native to Asia that serves as a pollinator and is capable of adapting to various environmental conditions. Differences in elevation are thought to influence the morphological and morphometric characteristics of these bees. This study aimed to compare the morphology and morphometry of Apis cerana in Uiboa Village (40 m above sea level) and Kabuna Village (600 m above sea level). The study employed a comparative quantitative method involving 60 Apis cerana bees from six colonies. Morphological traits were observed using a stereo microscope, while 20 morphometric traits were measured using ImageJ software. The data were analyzed using Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) and Principal Component Analysis (PCA). The results showed that the morphological characteristics of the two populations were relatively similar, whereas their morphometric characteristics differed significantly (p < 0.05). Bees from Kabuna Village had larger body sizes for most characteristics compared to those from Uiboa Village. PCA analysis indicated that antenna length, tibia length, abdomen length, head width, and thorax length were the primary characteristics distinguishing the two populations. These differences are thought to represent adaptations to differences in elevation and habitat conditions.
Apis cerana, Morfologi, Morfometrik, MANOVA, PCA.
Nama Penulis :    FRANSISKA ELENORA S. ASDE
Nama Pembimbing :    IKE SEPTA F MUKTIAWATI, ALFRED O M DIMA,
Nama Penguji :    JOICE JUSNIATY BANA, VINSENSIUS M ATI, CHRISTINA MOI NONO,
Tanggal Sidang :    10 Juli 2026
Tanggal Unggah :    31 Agustus 2026
Jenis Penelitian :    PENULISAN ILMIAH JENJANG S1
Collation :    XVI + 109
Nomor Panggil :    2206050055
Jenis Bahasa :    Bahasa Indonesia
File Gambar Sampul :    2206050055_SAMPUL.JPG
File Abstrak, Bab 1 dan Bab 2 :    2206050055_ABSTRAK.PDF
File Bab 3 s/d Bab Terakhir :    2206050055_BAB_3.PDF    [HARUS LOGIN]